Sabtu, 14 Oktober 2017

Pembangunan Indonesia dari Tahun 2010-2015



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Ekonomi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Seiring perkembangan zaman ,tentu kebutuhan terhadap manusia bertambah oleh karena itu ekonomi secara terus-menerus mengalami pertumbuhan dan perubahan. Perubahan yang secara umum terjadi pada perekonomian yang dialami suatu negara seperti inflasi, pengangguran, kesempatan kerja, hasil produksi, dan sebagainya. Jika hal ini ditangani dengan tepat maka suatu negara mengalami keadaan ekonomi yang stabil, mempengaruhi kesejahteraan kehidupan penduduk yang ada negara tersebut.

Sudah hampir 66 tahun Indonesia merdeka. Akan tetapi kondisi perekonomian Indonesia tidak juga membaik. Masih terdapat ketimpangan ekonomi, tingkat kemiskinan dan pengangguran masih tinggi, serta pendapatan per kapita yang masih rendah. Untuk dapat memperbaiki sistem perekonomian di Indonesia, kita perlu mempelajari sejarah tentang perekonomian Indonesia dari masa penjajahan, orde lama, orde baru hingga masa reformasi. Dengan mempelajari sejarahnya, kita dapat mengetahui kebijakan-kebijakan ekonomi apa saja yang sudah diambil pemerintah dan bagaimana dampaknya terhadap perekonomian Indonesia serta dapat memberikan kontribusi untuk mengatasi permasalah ekonomi yang ada.

Terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono, telah membuat babak baru dalam perjalanan sejarah Indonesia. Beliau dilantik sebagai presiden keenam Republik Indonesia pada tanggal 20 Oktober 2004 bersama wapresnya Jusuf Kalla yang kemudian kembali terpilih di Pemilu 2009 bersama wapresnya Boediono. 2010 menjadi tahun yang penting bagi Indonesia. Terpilihnya presiden baru, menandakan era baru dalam pemerintahan Indonesia.
 
Dalam kesempatan ini saya akan menjelaskan tentang perkembangan pembangunan ekonomi Indonesia pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono tahun 2010 hingga 2014, dan pada tahun 2015 yang sudah memasuki masa pemerintahan Jokowi-JK.

1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang diuraikan maka rumusan masalah yang dikaji dalam pembuatan makalah ini difokuskan tentang Perkembangan Perekonomian Indonesia. Adapun perumusan masalah dalam penulisan ini adalah sebagai berikut : Bagaimana perkembangan perokonomian Indonesia dari tahun 2010 hingga 2015 ? 

1.3  Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan suatu wawasan dan pengetahuan mengenai sejarah perekonomian Indonesia pada tahun 2010 hingga 2015, dan agar lebih memahami perkembangan ekonomi di Indonesia secara luas. Selain itu, makalah ini dibuat sebagai bahan penyelesaian tugas makalah mata kuliah Ekonomi Pembangunan  mengenai Pembangunan Ekonomi Indonesia.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Perekonomian Indonesia Tahun 2010
            Tahun 2010 menjadi tahun yang penting bagi Indonesia. Terpilihnya presiden baru, menandakan era baru dalam pemerintahan Indonesia. Keberhasilan Indonesia lepas dari jeratan krisis financial global, hingga mampu menjadi satu dari dua negara Asia yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif di tahun 2009, membangkitkan optimisme di awal tahun 2010. Optimisme perekonomian ini yang sepatutnya dipertahankan oleh pemerintahan SBY dan menjadi landasan pembangunan di tahun 2010.

Secara umum, perekonomian Indonesia pada tahun 2010 menunjukkan prestasi yang cukup baik. Sebagai negara yang mampu mencapai pertumbuhan positif selama masa krisis finansial global, Indonesia semakin mendapat kepercayaan di mata dunia Internasional. Hal ini terbukti dari meningkatnya peringkat Indonesia pada Global Competitiveness Index 2010-2011 yang dikeluarkan oleh World Economic Forum. Indonesia berhasil meraih peringkat 44, naik 10 peringkat dibandingkan pada tahun 2009.
 
Indikator makroekonomi Indonesia selama tahun 2010 menunjukkan adanya perbaikan perekonomian Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil melaju pada tingkat 6,1%, sedangkan tingkat inflasi hingga November berhasil ditahan pada level 6,33% (yoy). Hal ini didukung oleh rendahnya tingkat suku bunga BI yang dipertahankan pada level 6,5%. Rendahnya tingkat suku bunga acuan ini menyebabkan sektor kredit mengalami peningkatan tajam sehingga sukses memompa pertumbuhan ekonomi. Hal ini terlihat dari meningkatnya pertumbuhan kredit yang hingga bulan oktober mencapai 19,3% (yoy). 

Seperti pendapat Seers (1973) bahwa permasalahan utama negara berkembang adalah kemiskinan, pengangguran dan pemerataan pendapatan, Indonesia pun masih menghadapi permasalahan yang sama. Walaupun angka kemiskinan yang dikeluarkan BPS menunjukkan trend penurunan, angka kemiskinan dan pengangguran Indonesia tetaplah tinggi. Pada tahun 2010, angka kemiskinan mencapai 34 juta, sedangkan angka pengangguran menjadi 9,5 juta. Lebih menyedihkannya lagi, sebagian besar dari penganggur adalah sarjana D3 dan S1. Jadi dapat disimpulkan, sebagian besar tenaga kerja yang terserap adalah tenaga kerja berpendidikan SMA kebawah. Sementara masalah pemerataan pendapatan juga masih jadi momok selama satu dekade terakhir. Pemerataan pendapatan mengalami stagnansi selama bertahun-tahun. Hal ini terlihat dari stagnannya angka koefisien gini Indonesia selama satu dekade pada kisaran 3,6-3,8. Masalah ini menjadi serius karena pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menerus positif selama beberapa tahun terakhir tapi tingkat kemiskinan, pengangguran dan pemerataan pendapatan masih tetap bermasalah. Alhasil dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut hanya dinikmati sedikit pihak.

2.2 Perekonomian Indonesia Tahun 2011
Badan Pusat Statistik mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 6,5% pada empat bulan terakhir tahun 2011, meski sebelumnya sempat muncul pesimisme karena anjloknya angka ekspor Desember lalu. Dengan demikian, target pertumbuhan yang dicanangkan pemerintah antara 6,3-6,5%, terpenuhi sepanjang tahun lalu. Angka yang dilansir BPS ini memupus keraguan akan memburuknya pertumbuhan ekonomi Indonesia, karena pada Desember lalu angka ekspor justru melemah hanya mencapai 2,19% dibanding angka yang sama tahun sebelumnya dan merupakan yang terendah sejak September 2009. Pada bulan Oktober dan November 2011, ekspor juga melemah menjadi 16,7 dan 8,25 %, padahal angka ekspor rata-rata sejak Juli-September mencapai 40,5%.

Meski demikian, melemahnya ekspor ditutup oleh melonjaknya konsumsi dalam negeri sementara minat investasi juga tetap tinggi pada kuartal keempat 2011, ditandai dengan naiknya angka investasi asing (FDI) yang mencapai 25%. Kalangan pengamat menghubungkan naiknya angka investasi asing ini dengan kembalinya standar layak investasi (investment grade) yang diumumkan oleh lembaga pemeringkat Fitch, pada pertengahan Desember lalu. Pemeringkat lain, Moody's dan Standard and Poor's, kemungkinan besar akan mengikuti langkah itu tahun ini, yang dipandang akan menjadi dorongan makin besar pada investor untuk berbisnis di Indonesia.

Meski demikain suhu ekonomi dunia yang sedang terganggu akibat krisis berkepajangan di AS dan Eropa, diperkirakan akan turut berimbas ke Indonesia sehingga lembaga seperti Bank Indonesia menurunkan target pertumbuhan 2012 menjadi 6,3-6,5%, lebih rendah dari target pemerintah yang mencapai 6,7%. Dari sisi internal, persoalan yang dianggap bisa mengganggu laju pertumbuhan ekonomi adalah masalah perburuhan yang pada beberapa pekan terakhir dianggap meresahkan investor asing terutama yang bergerak di bidang industri manufaktur. Pengusaha menuding pemerintah daerah menggunakan kasus perburuhan sebagai alat politik untuk kepentingan mereka, sehingga merugikan perhitungan bisnis mereka untuk tahun 2012.

2.3 Perekonomian Indonesia Tahun 2012
Untuk menghadapi tahun 2012 ini Presiden instruksikan jajaran pemerintah untuk menjaga sektor riil di tengah situasi krisis global dan melemahnya volume ekspor Indonesia ke luar negeri. Sektor riil dikatakan dapat menjadi penopang utama perekonomian Indonesia. Sektor riil yang bagus mencegah dampak pemutusan hubungan kerja. Belanja modal dan belanja barang pada tahun anggaran 2011 harus lebih dioptimalkan, belanja pemerintah dapat turut membuat perekonomian di Indonesia berjalan. Saat ini, realisasi belanja pemerintah hingga 30 November ini mencapai 71 persen.  

Optimisme prospek perekonomian tahun 2012 juga didorong adanya peningkatan rating Indonesia yang masuk ke level investment grade. Dengan demikian, beberapa negara berkembang sudah menunjukkan rasa percaya yang tinggi untuk menginvestasikan dananya di Indonesia. “Hal ini akan berdampak positif. Misalnya perusahaan multinasional akan melakukan investasi jangka panjang.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2012 diperkirakan akan melaju pada kisaran 6,3 persen – 6,7 persen dan inflasi diperkirakan dapat berada di kisaran  sasaran 4,5% ± 1%. Prospek  perekonomian Indonesia di tahun 2012 diperkirakan masih kuat, namun masih yada resiko yang berasal dari pelemahan ekonomi global masih tinggi. Pertumbuhan ekonomi terutama sumber dari peekonomian domestic dengan peran prestasi yang semakin meningkat. Pasar domestik yang besar, terjaganya stabilitas  makroekonomi, suku bunga yang rendah, perbaikan iklim investasi dan status investment grade merupakan factor pendorong tingginya pertumbuhan investasi ke depan.

Kebijakan dalam bidang pendidikan diterapkan oleh kepemimpinan SBY, diantaranya adalah
1.      Meningkatkan anggaran pendidikan menjadi 20% dari keseluruhan APBN.
2.      Meneruskan dan mengefektifkan program rehabilitasi gedung sekolah yang sudah dimulai pada periode 2004-2009, sehingga terbangun fasilitas pendidikan yang memadai dan bermutu dengan memperbaiki dan menambah prasarana fisik sekolah, serta penggunaan teknologi informatika dalam proses pengajaran yang akan menunjang proses belajar dan mengajar agar lebih efektif dan berkualitas.
3.      Pemanfaatan alokasi anggaran minimal 20 persen dari APBN untuk memastikan pemantapan pendidikan gratis dan terjangkau untuk pendidikan dasar 9 tahun dan dilanjutkan secara bertahap pada tingkatan pendidikan lanjutan di tingkat SMA.
4.      Perbaikan secara fundamental kualitas kurikulum dan penyediaan buku-buku yang berkualitas agar makin mencerdaskan siswa dan membentuk karakter siswa yang beriman, berilmu, kreatif, inovatif, jujur, dedikatif, bertanggung jawab, dan suka bekerja keras.
5.      Meneruskan perbaikan kualitas guru, dosen serta peneliti agar menjadi pilar pendidikan yang mencerdaskan bangsa, mampu menciptakan lingkungan yang inovatif, serta mampu menularkan kualitas intelektual yang tinggi, bermutu, dan terus berkembang kepada anak didiknya. Selain program sertifikasi guru untuk menjaga mutu.
6.      Akan ditingkatkan program pendidikan dan pelatihan bagi para guru termasuk program pendidikan bergelar bagi para guru agar sesuai dengan bidang pelajaran yang diajarkan dan semakin bermutu dalam memberikan pengajaran pada siswa.
7.      Memperbaiki remunerasi guru.
8.      melanjutkan upaya perbaikan penghasilan kepada guru, dosen, dan para peneliti.
9.      Memperluas penerapan dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mendukung kinerja penyelenggaraan pembangunan di bidang pendidikan.
10.  Mendorong partisipasi masyarakat (terutama orang tua murid) dalam menciptakan kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan sesuai dengan aspirasi dan tantangan jaman saat ini dan kedepan.

Pada pemerintahan SBY kebijakan yang dilakukan adalah mengurangi subsidi Negara Indonesia, atau menaikkan harga Bahan Bahan Minyak (BBM), kebijakan bantuan langsung tunai kepada rakyat miskin akan tetapi bantuan tersebut diberhentikan sampai pada tangan rakyat atau masyarakat yang membutuhkan, kebijakan menyalurkan bantuan dana BOS kepada sarana pendidikan yang ada di Negara Indonesia. Akan tetapi pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dalam perekonomian Indonesia terdapat masalah dalam kasus Bank Century yang sampai saat ini belum terselesaikan bahkan sampai mengeluarkan biaya 93 miliar untuk menyelesaikan kasus Bank Century ini.

2.4 Perekonomian Indonesia Tahun 2013
Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus turun. Setelah mencapai pertumbuhan ekonomi 6,5 persen pada 2011, dan 6,23 persen pada 2012, pertumbuhan ekonomi 2013 berada dibawah 6 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2013 sebesar hanya 5,78 persen. Angka tersebut turun dibandingkan sepanjang 2013 sebesar 6,23 persen.  Kepala BPS Suryamin memaparkan, pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2013 sebesar 5,72 persen, atau mengalami penurunan 1,42 persen dibanding kuartal III-2013. "Triwulan empat ini dari pengalaman selalu lebih rendah dibanding triwulan tiga setiap tahunnya," kata Suryamin, di Kantor  BPS, Rabu(5/2/2014).

Kendati mengalami penurunan, Suryamin mengatakan ekspor pada triwulan IV-2013 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hal ini disebabkan negara-negara yang tadinya terdampak krisis global seperti China dan Amerika Serikat mulai pulih. Bakan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang tadinya diprediksikan hanya 1,6 persen, realisasinya 1,9 persen.

Lebih lanjut dia mengatakan, pertumbuhan terjadi di semua sektor ekonomi dengan pertumbuhan tertinggi di sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 10,19 persen, dengan nilai Rp 292,4 triliun. Berturut-turut disusul sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan dengan pertumbuhan 7,56 persen, dengan nilai Rp 272,1 triliun.  Sektor ketiga yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah konstruksi, di mana mencatat pertumbuhan 6,57 persen dengan nilai Rp 182,1 triliun.  Sementara itu pertumbuhan sektor pertambangan dan penggalian tercatat paling kecil sebesar 1,34 persen dengan nilai Rp 195,7 triliun.

Sedangkan jumlah total produk domestik bruto (PDB) sepanjang 2013 adalah Rp 9.084 triliun Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB). Sedangkan PDB Atas Dasar Harga Konstan (tahun 2000) adalah Rp. 2770,3 triliun.

Untuk kuartal-IV 2013 sendiri PDB ADHB sebesar Rp 2.367,9 triliun, dan ADHK sebesar Rp 699,9 triliun. Angka ini naik dibanding kuartal-IV 2012, dimana PDB ADHB sebesar Rp 2.092,4 triliun, dan ADHK sebesar Rp 662,1 triliun.

2.5 Perekonomian Indonesia Tahun 2014
Kondisi ekonomi makro  sepanjang tahun 2014 menunjukkan kinerja yang cukup baik sebagaimana ditunjukkan melalui indikator makro ekonomi. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014 tercatat sebesar 5,1 persen (angka sementara), lebih rendah dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 yang sebesar 5,5 persen.

Tingkat inflasi tahun 2014 tercatat sebesar 8.36 persen, lebih tinggi dari asumsi APBN-P 2014 yang sebesar 5,3 persen. Hal ini terjadi karena APBN-P 2014 belum mengasumsikan adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Realisasi tingkat suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan sebesar 5,8 persen, lebih rendah dari asumsi dalam APBN-P 2014 yang sebesar 6,0 persen.

Sementara itu, realisasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tercatat rata-rata sebesar Rp11.878/dolar AS, lebih tinggi dari angka yang ditetapkan dalam APBN-P 2014, sebesar Rp11.600/dolar AS. Harga minyak mentah Indonesia tercatat sebesar 97 dolar AS per barel, lebih rendah dari asumsi dalam APBN-P 2014, sebesar 105 dolar AS per barel.

Untuk rata-rata lifting minyak mentah Indonesia, realisasinya mencapai 794 ribu barel per hari, lebih rendah dari target dalam APBN-P 2014 yang sebesar 818 ribu barel per hari. Terakhir, realisasi lifting gas mencapai target yang ditentukan dalam APBN-P yaitu 1.224 ribu barel setara minyak per hari.

2.6 Perekonomian Indonesia Tahun 2015 Masa Pemerintahan Jokowi-Jk
Masa pemilihan presiden telah usai. Terpilihlah Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia dan Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden. Setiap pergantian kepempinan yang lama di serahkan kepada kepemimpinan yang baru harus ada evaluasi kinerja tentang  program-program perekonomian jangka panjang yang belum selesai pada akhir masa jabatan agar dapat dilanjutkan pada kepemimpinan yang baru. Sehingga semua yang telah di programkan oleh kepemimpinan yang lama tidak berhenti di tengah jalan. Berikut ini gambaran perekonomian pada beberapa sektor saat pemerintahan Jokowi – JK.

Presiden Jokowi secara tegas  menyatakan akan merealisasikan ideologi Trisakti yaitu untuk menjadikan Indonesia negara yang berdaulat dalam politik; berdikari dalam ekonomi; serta berkepribadian dalam kebudayaan. Guna mencapai suatu perekonomian yang berbasis kerakyatan tersebut, tentu diperlukan suatu terobosan dalam hal diplomasi ekonomi Indonesia dengan mitranya baik secara bilateral, regional maupun multilateral. Hal ini sejalan dengan 9 (sembilan) agenda prioritas (NAWACITA) pemerintah periode 2015 – 2019 yang salah satunya adalah untuk mewujudkan suatu negara yang berdikari dalam ekonomi dengan cara menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik sesuai dengan percerminan dari ideologi Trisakti. Presiden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2015 sebesar 5.6% hingga 5.8%. Secara keseluruhan, ekspor nonmigas Indonesia lebih unggul dibandingkan sektor migas. Sepanjang Januari-November 2014, ekspor nonmigas tercatat mencapai 82.69 % sedangkan ekspor migas hanya sebesar 17.31%. Kontribusi terbesar ekspor nonmigas berasal dari industri pengolahan yang menyumbang sebesar 66.51%.
Di bidang perdagangan, diplomasi ekonomi Indonesia akan difokuskan pada upaya untuk membidik pasar non tradisional bagi produk-produk ekspor dari Indonesia. Selama ini ekspor dari Indonesia cenderung terfokus pada pasar-pasar tradisional seperti Jepang, Amerika, Singapura, Taiwan, Korea serta negara-negara di kawasan di Eropa Barat seperti Jerman, Belanda, Inggris, Perancis, serta Italia. Dengan tidak hanya berorientasi pada pasar tradisional, pasar-pasar non tradisional seperti negara non Uni Eropa; Skandianavia, Turki, Kanada, Meksiko, Swedia, Panama, Portugal, serta Irlandia berpotensi bagi peningkatan  nilai perdagangan dan investasi bagi Indonesia. Negara-negara di kawasan Amerika Latin serta Eropa Timur dan Tengah juga merupakan pasar alternatif bagi produk ekspor dari Indonesia. Peningkatan nilai perdagangan dan investasi dengan pasar non tradisional dan pasar alternatif hendaknya dijalankan dengan tetap mempertahankan hubungan yang telah terjalin dengan baik dengan pasar tradisional. Dengan berubahnya paradigma pangsa pasar bagi pemasaran produk ekspor Indonesia dari pasar tradisional ke pasar non tradisional serta pasar alternatif, nilai perdagangan serta investasi Indonesia diharapkan akan mengalami peningkatan.

Di bidang investasi, dalam pidato Presiden Jokowi pada KTT APEC pada bulan November 2014, dengan jelas disampaikan bahwa Indonesia membuka peluang masuknya investasi dalam jumlah yang besar, khususnya bagi pembangunan infrastruktur dan konektivitas dalam lima tahun ke depan. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia akan terbuka bagi masuknya investasi dalam proyek pembangunan 24 seaport dan deep seaport; railway track dan railway network yang menghubungan pulau-pulau terbesar di Indonesia; power plant untuk manufaktur dan daerah-daerah industri serta pembuatan transportasi umum di sejumlah kota besar di Indonesia; serta pembangunan sea toll dalam kerangka diplomasi maritim.

Namun Data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2014 mencapai angka terendah selama lima tahun terakhir. Menurut BPS, tahun 2014 pertumbuhan ekonomi sekitar 5,01 persen (dengan basis perbandingan tahun 2010). Padahal pemerintah menargetkan pertumbuhan sebesar 5,5 persen.

Pemerintahan Jokowi berharap, situasi ini bisa lebih membaik lagi tahun 2015, setelah beberapa langkah dilakukan untuk membangkitkan kembali perekonomian. Para pengamat juga memuji beberapa langkah pemerintah, seperti pemotongan subsidi bahan bakar. Tapi Indonesia masih harus melakukan reformasi mendasar. Dan ada satu masalah besar. Praktek korupsi yang sudah meluas ke hampir seluruh institusi negara. Bahkan calon Kapolri pun, Jendral Budi Gunawan, sekarang ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka korupsi.

Jokowi sudah melaksanakan beberapa langkah sensitif yang sangat penting. Ia memotong subsidi BBM lebih dari 30 persen dan berharap bisa menghemat anggaran negara sampai Rp 100 triliun untuk tahun depan.

Jokowi juga mengangkat beberapa pejabat penting yang akan membantunya membenahi perekonomian, seperti Amien Sunaryadi dan Faisal Basri yang akan mengawasi pengelolaan minyak dan gas. Kedua orang itu dikenal luas sebagai pengamat dan aktivis anti-korupsi.

Keputusan-keputusan penting itu menjadi perhatian para investor yang sejak lama mengamati perkembangan politik di Indonesia. Mereka bersikap menunggu, ketika negara ekonomi terbesar di ASEAN ini sedang menghadapi perkembangan terparah sejak lima tahun terakhir.

Baru-baru ini, Presiden Jokowi memotong anggaran perjalanan dinas dan rapat pemerintah sampai 30 persen, dan menghemat sekitar Rp 16 triliun. Sebelumnya, ketika menghadiri rangkaian konferensi internasional di Cina, Myanmar dan Australia, dia hanya membawa delegasi kecil.

















BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Berdasarkan penulisan ini dapat disimpulkan bahwa perokonomian yang baik adalah harapan bangsa. Namun sampai saat ini kesejahteraan yang diimpikan bangsa Indonesia belum terwujud. Agar perekonomian Indonesia menjadi lebih baik pemerintah harus ikut serta dalam mendorong percepatan proses pemulihan ekonomi. Pemerintah harus lebih kreatif dalam menghadapai masalah perekonomian untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik lagi sehingga bisa menekan pengangguran dan kemiskinan di negeri ini. Pemerintah harus konsisten kepada semua kebijakan fiskal maupun moneter. Tidak hanya pemerintah, masyarakat Indonesia juga harus lebih selektif dalam memenuhi kebutuhan dan bersikap kooperatif bersama pemerintah.

Indonesia masih memerlukan banyak perbaikan. Perkembangan yang terjadi dalam lima tahun terakhir membawa perubahan yang signifikan terhadap persepsi dunia mengenai Indonesia. Namun masalah-masalah besar lain masih tetap ada. Namun apa yang telah dicapai selama ini merupakan hasil dari visi dan perencanaan pemerintah SBY dan Jokowi. Kebijakan apapun yang mereka tetapkan pasti tujuan mereka ingin membawa Indonesia menjadi Negara lebih baik lagi. Dan kita sebagai generasi muda dengan segala aspek positif bisa turut mengembangkan perekonomian Indonesia menjadi lebih baik lagi dan maju.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Pengalaman Tes Seleksi Beswan Djarum 2017/2018



Jadi beberapa hari yang lalu gue baru aja mengikuti tes seleksi beasiswa djarum 2017/2018, tepatnya pada tanggal 4 Agustus 2017. Awalnya sih gue pesimis bakalan lolos tahap administrasi, karna gue dan ketiga teman lainnya ngirimkan berkasnya tuh udah mepet banget sehari sebelum penutupan dan kita ngantarnya jam 3 sore, udah datangin 2 tempat pengriman kilat tapi ditolak, akhirnya di tempat ketiga baru deh pihak pengiriman kilat mau menerima. Well, disini gue ga akan bahas tahap administrasi beasiswa djarum, tetapi lebih membahas tahap tes seleksinya, kalau kalian penasaran berkas apa aja yang diminta pada tahap administrasi langsung aja cek di https://djarumbeasiswaplus.org/
Di Riau mitra perguruan tinggi beasiswa djarum cuma hanya ada 1 yaitu kampusku sendiri Universitas Riau, jadi pas tes seleksi kita ga ada digabung dengan universitas lain seperti kebanyakan di kota-kota lain yang digabung. Dan karena itu juga tes seleksi kali ini tidak ada sesi FGD, jadi selesai seleksi TPA, yaa langsung wawancara. Fyi, dari Univ Riau yang mengirimkan berkas ke Jakarta ada sekitar 300an orang, dan yang dinyatakan lolos administrasi hanya sekitar 177 orang yang selanjutnya bisa mengikuti tahap selanjutnya, yaitu tes seleksi TPA.

Nah di tahap tes TPA beswan djarum nih kalian akan dihadapkan 6 bagian soal.
Sesi 1 : Soal cerita pendek, jadi disini kalian akan dihadapkan 3 bacaan cerita pendek dan 10 pertanyaan dari setiap cerita tsb, dan seterusnya sampai 30 soal. Tapi jawaban dari soal tsb lebih kearah tersirat dan logika gitu, misalnya seorang anak dan ayah ditemukan meninggal dalam keadaan luka tembak…., pertanyaannya apakah sang ayah bunuh diri atau dibunuh oleh anaknya? Kuncinya kalian harus cepat jawab pertanyaannya dan bacaan ceritanya juga harus dibaca dengan cepat jangan kebanyakan mikir, karena biasanya jawaban dari soal bacaan tsb tidak dapat ditebak. 


Sesi 2 : Soal pengetahuan umum, disini kalian akan diuji mengenai kemampuan pengetahuan umum, berupa tokoh penting, budaya,  flora dan fauna, tempat dll. Pertanyaan yang gue ingat dari bagian ini misalnya hewan yang mengalami metamorphosis sempurna adalah? Maka jawabannya kupu-kupu.

Sesi 3 : Soal TPA analogi, misalnya ikan:berenang, manusia:…. Maka jawabannya berjalan. Usahakan semua soal dijawab penuh.

Sesi 4 : Silogisme, dibagian ini dikasih 2-3 premis dan kita menarik kesimpulan dari premis tsb. Semakin jauh soalnya makin panjang premis yang harus kita tarik kesimpulannya, lama-lama mumet juga dan kita akan bertarung sama waktu yang disediakan panitia yang super cepat di setiap sesi. Misalnya sebagian perajin tempe mengeluhkan harga kedelai naik. Pak Anto seorang perajin tempe. Maka kesimpulannya adalah… hati-hati karena ada pilihannya semakin mengecoh jawaban kita.

Sesi 5 : matematika dasar dalam bentuk cerita pendek, Misalnya Andi mempunyai uang Rp. 6000, harga rokok sebatang Rp. 1000, maka berapa banyak rokok yang dapat dibeli Andi? Contoh soalnya yah seperti itu tapi lama kelamaan makin rumit juga angka yang yang harus dihitung dan kalian harus jawab secepat mungkin dan tidak boleh pakai alat bantu. Karena gue paling lemah di hitung-hitungan alhasil gue paling sedikit jawab soal dibagian sesi ini juga karna udah berlomba sama waktu yang disediain dikiiiittt banget, gue gatau pastinya sih berapa menit, tapi gue rasa kurang dari 10 menit di setiap sesi.

Sesi 6 : Deret Angka, disini kalian juga akan diuji mengenai perhitungan tetapi perhitungan ini biasanya ada pola tertentu jadi kuncinya kalian harus mengetahui pola soal. Misal 3 8 15 20 27 selanjutnya… jawabannya 32. Kuncinya sering-sering latihan soal seperti ini, kalian bisa beli buku latihan soal TPA atau searching dari internet juga ada.

Kalau menurut gue pribadi sih soalnya ga terlalu susah sih, tapi kita diminta juga harus teliti dalam menjawab soal karna ada pake pilihan A B C gitu jadi banyak jawaban yang mengecoh kita, harus teliti dan benar dalam menjawab soal dengan waktu yang disediakan super duper sedikit, gue ga ingat pasti berapa menit setiap sesi yang gue ingat tu cepat banget kira-kira 8-10 menit disetiap sesi yang masing-masing sesi tuh soalnya ada lebih dari 20 soal. Jadi nanti akan ada 1 orang panitia yang membimbing kita cara mengerjakan soalnya di setiap sesi, dan jika habis waktu untuk sesi pertama kita tidak boleh melanjutkan lagi dan langsung dilanjutkan untuk sesi kedua begitu seterusnya. 

Waktu itu hampir semua sesi gue jawab penuh, kecuali sesi 1 dan sesi 5, krn di sesi 1 lumayan panjang juga bacaan yang harus dibaca dan biasanya jawabannya ga otomatis ada di bacaan tsb makanya gue bolak balik baca ceritanya untuk mastiin jawaban yang bener, dan karena itu banyak buang waktu sih, alhasil ga semua soal bisa gue jawab di sesi ini, dan kalau di sesi 5 karena gue basicnya kurang ahli dalam berhitung alhasil kebanyakan menghitung mana jawaban yang benar gue dikalahkan oleh waktu wkwkw. Kuncinya sih harus cepat jawab soalnya jangan kebanyakan mikir, usahkan semua soal terjawab jangan ada yang kosong, gue gatau pasti sih bagaimana sistem penilaian pihak beasiswa djarum, tapi sepertinya untuk penilaian jika jawaban salah tidak akan ada pengurangan seperti di SBMPTN, jadi jangan takut salah pokoknya semua jawaban harus diisi. Dan sering-sering juga latihan soal dirumah, percayalah tidak ada yang instan di dunia ini, semuanya butuh usaha, bahkan untuk memasak mie instan saja kita harus merebus air terlebih dahulu, dan percayalah hasil tidak akan menghianati usaha.

Sesudah tes TPA selesai, selanjutnya yaitu tes psikologi. Disini akan ada 3 bagian tes menggambar, bagi kalian yang kurang handal dalam menggambar tidak usah takut karena tes disini tidak menguji keahlian  kalian dalam menggambar kok.
Sesi menggambar pertama yaitu Wartegg Test. Jadi disini kalian akan dikasih 8 kotak gambar yang masih rampung dan belum selesai, tugas kalian disini adalah melanjutkan gambar tersebut agar terbentuk sebuah gambar yang utuh disetiap kotak yang telah disediakan.

Menurut beberapa sumber yang gue ketahui terdapat beberapa tips dalam menggambar wartegg test ini. Pada gambar ke 1, 2, 7, 8 sebaiknya kalian gambar makhluk hidup yang menunjukkan sifat feminim, dan pada gambar 3, 4, 5, 6 gambar benda mati yang menunjukkan sifat maskulin. Yang gue gambar pada wartegg test ini yaitu pada gambar ke 1 gue gambar bunga, gambar 2 bebek, gambar ke 3 pagar rumah, gambar ke 4 papan catur, gambar ke 5 jarum suntik, gambar ke 6 komputer, gambar ke 7 buah kiwi, dan gambar ke 8 gue gambar kura-kura. Pokoknya bagi kalian yang ga bisa menggambar gausah takut deh yang dinilai psikolog dari wategg test ini bukan pandai tidaknya kalian menggambar tetapi psikolog akan menilai dan melihat bagaimana sifat dan karakter kita dari yang kita gambar. Banyakin latihan aja sebelum tes dimulai.

Sesi gambar kedua yaitu akan disuruh menggambar pohon (draw a tree). Pohon yang harus digambar disini adalah pohon bekambium dan berbatang keras, seperti pohon mangga, pohon nangka, pohon rambutan, dsb. Perlu kalian perhatikan disini untuk tidak menggambar pohon seperti pohon kelapa atau yang sejenis lainnya. Dan pada bagian ini gue gambar pohon mangga. Boleh searching dulu gih kalau masih bingung mau gambar apa dan jangan sampai salah gambar pohon.

Nah sesi menggambar yang terakhir yaitu gambar orang atau manusia (draw a man) yang sedang beraktivitas tetapi tidak boleh menggambar orang yang berada didalam ruangan tempat kalian tes dan bebas mau gambar aja. Sejujurnya sih gue juga pada dasarnya kurang ahli dalam menggambar, jadi sering-sering berlatih aja dirumah sebelum tes dimulai. Dan gambar yang harus kalian gambar tuh gambar manusia yang utuh artinya bagian tubuh yang lengkap dari rambut, mata, hidung, mulut, leher, sampai kaki, sebaiknya kalian gambar manusia yang sesuai dengan jenis kelamin kalian. Selain menggambar, kalian juga disuruh menceritakan siapa orang yang digambar, jenis kelaminnya apa, pekerjaannya apa, dsb. Kalian juga bisa searching dulu sebelum tes dimulai dan cari tahu gambar apa yang sebaiknya kalian gambar pada draw a man ini. Pada bagian ini gue gambar seorang guru SD yang sedang mengajar didepan kelas. Perlu di ingat sekali lagi dalam tes menggambar ini tidak dinilai bagus tidaknya gambar yang kita buat akan tetapi ada bagian dari gambar yang dapat dilihat oleh psikolog bagaimana sifat dan karakter yang kita miliki. 

Kalau di kota-kota lain sih biasanya sesudah selesai tes potensi akademik maka akan dilanjutkan dengan sesi FGD, tetapi karena di kota gue hanya ada 1 universitas yang mengikuti tes seleksi beswan djarum, jadi tahap selanjutnya adalah langsung wawancara. Sesudah tes selesai diberikan waktu 1 jam untuk ishoma sebelum pengumuman yang lulus tahap interview diumumkan. Jadi waktu itu gue dan temen-temen lainnya menyempatkan untuk makan siang dulu dan dilanjutkan sholat dzuhur di musholla fakultas ekonomi. Di waktu sholat kita udah berdoa dan berharap banyak untuk dapat lulus menjadi beswan djarum. Nah pas baru aja selesai sholat temen gue yang lagi ga sholat langsung memberitahu ke kita bahwa pengumuan yang lulus interview udah keluar dan dia dapat info itu dari temennya yang dari fakultas hukum, terus dikirim dah tu kan foto siapa aja yang lulus, dengan greget kita langsung liat ke hp temen gue tuh dengan berharap cemas, ternyata yang lulus interview cuman 21 orang dari 177 orang yang ikut seleksi, dan tidak ada satupun dari kita yang lulus diantara 21 orang tersebut:’) Awalnya sih kita sempat ga yakin dan ga percaya ya, apalagi bukannya sombong IPK kita cukup memuaskan dan diatas 3,5an rata-rata yang ikut, dan bahkan salah temen gue ada yang IPK 3,9an tapi yaa nasibnya ya sama dengan kita, dan dia sempat ga yakin dan akhirnya ngecek langsung ke Fisip tempat tes diadakan yaa emang belum rezeki mau gimana lagi kita harus terima dengan lapang dada. Gue pribadi sih ga berkecil hati dan putus asa yaa waktu tau belum lulus, gue bawa positif aja yang penting kita sudah berusaha dan mencoba dan mungkin saja rezeki kita ada ditempat lain. Karena yang gue tau juga untuk dapat menjadi beswan djarum itu susaaahhhh banget dan tahapannya lumayan panjang, IPK tinggi pun tidak menjamin untuk bisa lulus  pokonya yang harus sesuai dengan kriteria mereka lah. Bahkan tahun lalu juga ada senior gue yang ikut tes ini tetapi belum lulus juga yang padahal dia itu Mawapres 2 Fakultas Ekonomi, tetapi  baru-baru ini gue dapat info kalau dia lulus di beasiswa lain.

Yaudahdeh untuk menghibur diri  kita bawa bercanda aja, mungkin belum rezeki nya dan siapa tau aja kita bakal dapat rezeki di tempat lain karena Tuhan tidak pernah tidur dan selalu melihat hamba-hamba Nya yang selalu berusaha keras untuk mendapatkan sesuatu yang baik. Berhubung hanya bisa sampai tahap ini jadi yaa jadi gue gabisa ceritain gimana pada tahap interview, tapi info yang gue dapat dari salah satu teman gue dari fakultas lain yang lulus yahh katanya sih pertanyaan nya lebih ke mengarah ke kehidupan sehari-hari, bagaimana kita kuliah dan mengikuti organisasi, prestasi apa saja yang sudah diraih, pertanyaan seputar jurusan, pokonya engga seperti pertanyaan waktu mau daftar organisasi atau daftar kepanitiaan acara kampus lah yang biasanya selalu nanya jika ada kejadian begini kamu harus apa wkwk. Harus percaya diri aja dalam menghadapi interview dan sebisa mungkin kita meyakinkan kepada mereka tentang potensi yang kita miliki dalam diri kita karena pada tahap inilah kesempatan terakhir kita sebelum pengumuman final pada bulan September mendatang. 

Akhir kata, tulisan ini hanya untuk berbagi pengalaman yang telah gue lalui aja dan juga berbagi info dan tips mengenai apa saja yang sebaiknya harus kita persiapkan sebelum menghadapi tes seleksi beswan djarum. Kalau pesan gue sih, banyak-banyak latihan soal dan menggambar aja dirumah, mungkin salahnya gue sih pada saat latihan soal dirumah itu gue lebih fokus pada soal verbal seperti antonym sinonim, analogi, maupun silogisme. Dan gatau kenapa pada saat latihan gue lebih fokuskan belajar gambar wkwkw mungkin karena gue takut sendiri karena ga pandai gambar, alhasil jenis soal yang lain kurang gue pelajari. Intinya sih kalian harus lulus tes potensi akademik dulu baru mikirin pada saat interview, karena kalau udah gagal pada TPA udah deh sampai disitu saja usaha dan putus harapan untuk bisa jadi beswan djarum. Dan saran nih bagi kalian yang masih semester 4 sebaiknya daftar dan ikut deh seleksi Beasiswa Djarum nih karena beasiswa nih hanya di peruntukkan bagi mahasiswa semester 4 jadi kesempatan hanya ada satu kali, gagal atau tidak itu urusan belakang setidaknya kita sudah mencoba dan berusaha semampu kita, setidaknya kita mempunyai pengalaman baru dan pada saat tes kita juga bakal dikasih buku, pena, dan nametag dari beasiswa djarum yang tidak ada dijual dimanapun, lumayanlah buat kenang-kenangan hehe.